Ketika Allah Swt menciptakan sesuatu, maka sudah pasti ada hal penting di sana. Termasuk halnya dengan perkara cinta. cinta adalah sebuah rasa yang Allah Swt cipta untuk kita.
Cinta merupakan salah satu potensi naluri yang ada pada setiap manusia. cinta adalah fitrah. Ia ada memang sengaja dicipta. Allah Swt yang menciptakannya. Sebagimana yang kita pahami, bahwa Allah Swt tidak pernah sia-sia dalam menciptakan segala sesuatunya. Termasuk juga soal cinta.
Kalau remaja lagi bicara soal cinta, hmmmm.. apa yang jadi topiknya? Soal rasa deg-degan, berdebar, bahagia, galau, atau luka? Sepertinya semua rasa ada dalam cinta, ya kan?
Remind ya temans, bahwa rasa cinta itu adalah fitrah. Adanya perasaan cinta dalam diri kita bukan sesuatu yang salah. Salah atau benarnya cinta, terletak pada apa yang kita perbuat. inilah yang menyebabkan timbulnya dosa atau pahala.
REMAJA MOVE ON
Masa remaja adalah masa dimana kita selalu merasa ingin tau dan punya rasa penasaran yang tinggi, dimana inilah kita banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang bahkan belum kita ketahui akibatnya,termasuk soal cinta. Salah satu contohnya adalah ‘pacaran’. Hal ini banyak mempengaruhi anak remaja yang baru mengenal sekitarnya. Kurangnya ilmu dan bimbingan juga masuk kesalah satu dari banyaknya penyebab hal ini dapat terjadi.
Tapi! Cinta itu datangnya tiba-tiba! Sulit dihindari! Eitsss… tiba-tiba? Sulit? Bukan berarti gak bisa dihindari kan? Sebenarnya banyak faktor yang bisa kita jadikan suatu alasan untuk menghindarinya. Misalnya dengan menyalurkan hobi.
Tapi? Kalau udah terlanjur gimana? Ya.. sebisanya kita jauhin mulai dari ketika kita menyadari bahwa hal yang kita lakukan teramat salah. Susah? Bisa yok bisa!, caranya? Ikuti syarat dan ketentuan Allah SWT
Disinilah orang tua, keluarga, guru, dan rekan-rekan kita sangan punya alasan untuk senantiasa mengingatkan remajanya untuk menghindari pacaran. Terlebih kita sebagai umat muslim yang telah diatur baik dalam menghadapi hal demikian.
Siap jadi remaja move on pacaran? Yukss!
REMAJA ANTI PACARAN
Pacaran syar’i? what? Pacaran yang ngingetin sholat sama ngaji gitu? Ga perlu pacaran juga lahh.. kan punya hp buat dijadiin alarm, heuuuhhh… “ya kita juga pacaran kan gak ngapa-ngapain” kalau gak ngapa-ngapain, ngapain pacaran? Gubrakk!! “terus gimana caranya supaya gak pacaran? Ya kalau gak mau pacaran ya gausah pacaran. Intinya itu. Hehe.. candaa…
Temans, pacaran syar’i itu, temuin walinya, lamar dengan mahar dan komitmen dalam ijab-qabul disaksikan 2 orang saksi. Ya.. menikah hehee..
Menikah itu untuk ibadah, ada pertanggung jawabannya pada wali dan kepada Allah. Kalo belum siap, udah, jangan sok soan mau ngelabelin pacaran yang islami, sampai kapanpun pacaran (mendekati zina) hukumnya tetap haram. Lebih baik gausah kan?!
Penulis : Ananda Revalina
Kelas XII.IPA.B
IG : Nandarevv







Tidak ada komentar:
Posting Komentar